-->

Amirudin Sukses Budidayakan Bawang Merah Bima di Tanah Busel

Advertisemen
Aminuddin saat panen perdana bawang merah di buton selatan

SultraBisnis.com (Bu-sel) - Amirudin warga asal lingkungan Kolowu Kelurahan Masiri Kecamatan Batauga, kabupaten Buton Selatan (Busel) terbilang sukses kembangkan bawang merah asli asal Bima Nusa tenggara Bbarat (NTB) diwilayahnya. Hasil panen bawang yang ditanam bulan April lalu dan panen Juni kemarin bahkan mencapai  1,5 ton. Nilai ekonominya bawang merah ini juga cukup mengiurkan bakan.

Entah terinspirasi dari mana Lahan yang digunakan olehnya hanya sekitar 0.2 hektar. ia tanami benih bawang merah asal Bima 200 kilogram, alhasil ia bisa menghasilkan 1,5 ton bawang merah segar berwarna merah cerah dengan umbi yang cukup besar.

“Baru sekali panen, dari tanam benih hingga panen dibutuh waktu 60 hari,” ucap Amirudin beberapa waktu lalu

Menurutnya, panen bawang merah perdana diumur 60 hari dianggap terlalu muda, karena bawang merah dipanen diumur 60 hari tidak dapat dijadikah benih untuk ditanami kembali. Terkecuali, kata dia, bawang tersebut dipanen diumur 70 hari.

“Tanam berikutnya saya harus mengambil benih baru di Bima, tetapi kedepan untuk membudidayakan bawang merah ini tanpa mengambil bibit ke Bima lagi, maka panen berikutnya harus diumur 70 hari,”jelasnya lagi.

Saat ini, Amirudin bersama keluarganya telah menyiapkan lahan baru disekitar lahan sebelumnya, dengan luas lahan sekitar 1,5 hektar. Hasil surveinya, tanah dilahan baru lebih baik. Dia mentaksir, setengah hektar bisa menghasilkan hingga 3 ton lebih bawang merah.

Sejauh ini, Amirudin telah membentuk kelompok tani (Poktan) bernama Ngaha Aina Ngoho, yang terdiri dari petani asal Bima yang ahli dalam hal menanam bawang merah dan warga lingkungan Kolowu, Kelurahan Masiri.

“Kami sudah buat kelompok yang terdiri dari kakak dan adik saya serta beberapa orang diambil dari sini satu lingkungan, kita sudah menganggap saudara kami. Rencananya mereka dapat belajar dan mengikuti jejek saya menanam bawang merah,” tuturnya.

Dikatakannya, ia kesulitan dalam membudidayakan bawang merah sebab ia tak memiliki alat dan mesin pertanian, seperti traktor serta kultivator.

“Kami berharap ada bantuan fasiltas alat dan mesin pertanian dari pemerintah daerah khususnya Dinas Pertanian Buton Selatan, sehingga bawang merah asli Bima yang dibudidayakan di Masiri dapat berkembang dengan baik,”harapnya.

Ditambahkannya, kedepan bawang merah di Buton Selatan bisa surplus dan menopang kebutuhan pasar akan bawang merah, misalnya Kota Baubau dan sekitarnya.

Sementara itu, Koordinator PPL Balai Pertanian Batauga Muhammad Syarief mengatakan kegiatan Amirudin merupakan usaha mandiri, tenaga teknisnya adalah kerabatnya yang didatangakan dari Bima. Amirudin hanya menyiapkan sarana produksi (saprodi), misalnya bibit, lahan dan alat lainnya.

Kata Syarief, secara teknis budidaya bawang merah yang diterapkan di Bima dicoba diterapkan di Buton Selatan, hasilnya cukup menjanjikan, bahkan hasil panen bawang merahnya lebih bagus dari hasil panen di Bima.

“Mungkin karena faktor kesuburan tanahnya masih asli, jadi belum banyak menggunakan pupuk, hasil panennya lebih bagus dibanding jika di tanam di Bima,” kata Syarief.

Tidak bisa dipungkiri, kesulitan terbesar Amirudin bersama kelompok taninya adalah alat dan mesin pertanian, karena pengolahan lahannya masih menggunakan alat manual.

“Jadi kita fasilitasi dengan alat dan mesin, ada kultivator, bahkan kita siapkan traktor,” ucapnya.

Menurut Syarief, apa yang dilakukan oleh Amirudin dan kelompok taninya harus diapresiasi. Bisa jadi, kedepan langkah yang dilakukan Amirudin dapat menular ke kelompok tani lainnya.

“Jika ada kelompok baru dan cenderung kearah itu, Dinas Pertanian melalui BPT pasti akan bantu menfasilitasi dari segi teknis maupun pembinaan kelompok,” tukasnya.

Sumber tayang : BauBauPost.com
Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments